SLEMAN -- Sebanyak 17 anggota Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman resmi mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menjadi Petugas Pendamping Pengelolaan Sampah (P3S). Belasan anggota Pramuka yang dikukuhkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman pada Sabtu, 11 April 2026 ini merupakan delegasi terpilih dari unsur Dewan Kerja, Satuan Karya (Saka) Kalpataru, dan Pramuka Peduli.
Sebelum menjalani prosesi pengukuhan, para relawan muda ini telah dibekali dengan berbagai materi komprehensif melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) P3S. Pelatihan intensif tersebut diselenggarakan oleh pihak DLH Sleman selama empat hari, terhitung sejak Senin hingga Kamis, 6-9 April 2026. Keterlibatan Pramuka dalam program penanganan sampah ini menjadi wujud nyata dari pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat dan cinta alam.
Nantinya, ketujuh belas anggota Pramuka ini akan menjalankan amanah sebagai P3S Kawasan selama kurun waktu sembilan bulan, mulai dari April hingga Desember 2026. Dalam pelaksanaannya, mereka akan difokuskan untuk membantu proses pengadministrasian kegiatan atau penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) di tingkat P3S Kapanewon dan Kalurahan. Sasaran pendampingan ini adalah para relawan akar rumput yang selama ini menggerakkan roda operasional Bank Sampah serta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Tidak berhenti pada urusan administratif, tugas di lapangan menuntut mereka untuk terjun langsung mendampingi masyarakat dalam adaptasi digitalisasi pengelolaan limbah. Tim P3S dari unsur Pramuka ini akan memandu warga dalam pengisian Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Terpadu Kabupaten Sleman (SIOSESTU). Selain itu, mereka juga mengemban tugas penting dalam pengolahan dan pemutakhiran data pada Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).
Seluruh dedikasi, pendampingan, dan tata kelola data yang dilakukan oleh tim P3S ini bermuara pada satu tujuan strategis Pemerintah Kabupaten Sleman. Melalui sinergi yang kuat antara DLH, masyarakat, dan Gerakan Pramuka, program ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah daerah sekaligus mendukung penuh pencapaian penghargaan supremasi kebersihan kota, yakni piala Adipura.
Tim Media Kwarcab Sleman



0 Komentar