SLEMAN -- Gugus Depan Pangkalan SMA Negeri 1 Ngaglik akan segera menggelar Perkemahan Akhir Tahun Pramuka Penegak (Pertappa) Bakti XXVIII tahun 2026.
Tahun ini, Pertappa Bhakti mengusung tema Menghidupkan Nilai Kepahlawanan untuk Mewujudkan Generasi Berjiwa Nasionalis. Menghidupkan nilai kepahlawanan: menanamkan dan menerapkan sikap-sikap yang dimiliki para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai kepahlawanan tidak hanya dalam perang, tetapi juga bisa diwujudkan dalam hal sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, membantu sesama, dan berbuat baik bagi lingkungan.
Mewujudkan generasi berjiwa nasionalis: membentuk generasi muda yang cinta tanah air dan bangga terhadap bangsa Indonesia juga menjaga persatuan dan kesatuan. Generasi berjiwa nasionalis akan memiliki kepedulian tinggi terhadap negara dan berusaha memberikan kontribusi positif bagi masa depan Indonesia.
Sebagai identitas kegiatan sekaligus edukasi kepahlawanan, panitia membuat maskot yang diberi nama Muti dan Digo. Muti menggambarkan Cut Meutia, sosok pahlawan wanita yang berani, tangguh, dan pantang menyerah.
Kemudian Digo adalah gambaran dari Pangeran Diponegoro. Digo sebagai representasi generasi muda yang siap melanjutkan perjuangan bangsa secara positif bagi Indonesia.
Pertappa Bakti XXVIII akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Lembah Merapi, Sidorejo, Nganggring, Turi, Sleman. Seluruh peserta telah mengikuti Technical Meeting pada Selasa, 31 Maret 2026 lalu dan tentu saja siap untuk beraksi.


0 Komentar