SLEMAN -- Gugusdepan Sleman 06.071-06.072 Pangkalan MAN 3 Sleman menggelar kegiatan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Penegak tahun 2026 pada Sabtu, 18 April 2026. Bertempat di lingkungan kampus MAN 3 Sleman, kegiatan ini diikuti oleh para calon Bantara dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini diawali dengan prosesi Open Basecamp, mencakup pengecekan kehadiran dan perlengkapan peserta. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Pembina Pramuka MAN 3 Sleman, Kak Ari, melalui upacara adat buka kegiatan yang khidmat.
Dalam amanatnya, Kak Ari menekankan bahwa Dianpinsat bukan sekadar agenda rutin, melainkan jembatan penting dalam pembentukan karakter pemimpin di tingkat ambalan.
"Dianpinsat merupakan salah satu alur bakti wajib dalam proses pencapaian Pramuka Penegak Bantara di MAN 3 Sleman. Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk memperhatikan, menyimak, dan mencatat setiap materi dengan seksama agar ilmu yang didapat bisa diimplementasikan di satuan masing-masing," ujar Kak Ari dalam sambutannya.
Selama satu hari penuh hingga pukul 16.45 WIB, para peserta dibekali dengan berbagai materi penguatan kepemimpinan dan manajerial, di antaranya, Pengelolaan Kegiatan, membahas seputar strategi merancang dan mengeksekusi program kerja yang efektif.
Kemudian Tata Organisasi dan Administrasi. Hal ini terkait dengan pemahaman mendalam mengenai tata organisasi dan administrasi di lingkup Ambalan. Selain itu juga Sistematika Upacara dan Adat Ambalan, sebagai penguatan pelatihan upacara serta adat ambalan.
Di sela-sela materi, peserta juga melakukan pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU) sebagai bagian dari proses kenaikan tingkat. Seluruh rangkaian kegiatan dijeda dengan istirahat, sholat, dan makan (Ishoma) untuk menjaga kebugaran dan spiritualitas peserta.
Harapan Kedepan melalui penyelenggaraan Dianpinsat ini, diharapkan para calon Bantara MAN 3 Sleman memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni dalam mengelola satuan. Hal ini selaras dengan tujuan gerakan Pramuka untuk mencetak pemimpin yang tangguh, tertib secara administrasi, dan tetap memegang teguh adat istiadat kepanduan.



0 Komentar