SLEMAN -- Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang tangguh dan sadar bencana, Gugusdepan Teritorial 05.079-05.080 Pangkalan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Saka Seyegan menyelenggarakan kegiatan Simulasi Bencana Kebakaran pada Jumat, 10 April 2026.
Agenda yang dipusatkan di Kaliklangsi Eco Edu Park ini menjadi tonggak penting bagi komitmen sekolah dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan praktik lapangan, tetapi juga peresmian kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PKBM Saka Seyegan dengan PT Hasamindo Pratama, mitra resmi yang terafiliasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Kak Hermawan Triyono, S,E.,Gr selaku Kamabigus PKBM Saka Seyegan bersama Direktur PT Hasamindo Pratama, Bapak Hermas Risriyanto, S.Pd. Sinergi ini mencakup pendampingan teknis, audit alat pemadam, serta edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko bencana di lingkungan sekolah.
"Keselamatan adalah fondasi dari proses belajar yang efektif. Dengan kerja sama ini, kami ingin memastikan seluruh elemen sekolah—mulai dari staf hingga siswa—memiliki kesiapsiagaan mental dan keterampilan fisik dalam menghadapi keadaan darurat," ujar Kak Hermawan.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 20.30 WIB dan diikuti dengan antusias oleh jajaran pengelola, tutor, serta seluruh warga belajar dari jenjang Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.
Di bawah bimbingan langsung Tim PT. Hasamindo Pratama/ Damkar Kabupaten Sleman/ Redkar Kabupaten Sleman, para peserta mendapatkan materi yang terbagi dalam beberapa sesi.
Yaitu, pendalaman teori yang diisi dengan penjelasan mengenai anatomi api, klasifikasi kebakaran, serta pengenalan jenis-jenis alat pemadam.
Kemudian praktik lapangan, terdiri dari Teknik pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar (metode PASS).
Penanganan kebocoran dan kebakaran kompor gas, yang merupakan risiko paling umum di lingkungan domestik juga diberikan, termasuk pemadaman tradisional menggunakan kain/karung goni basah.
Meskipun kegiatan berlangsung hingga malam hari, semangat peserta tidak surut. Simulasi dilakukan di area terbuka Kaliklangsi Eco Edu Park, memberikan gambaran nyata bagaimana mengelola kepanikan di tengah situasi bencana yang sesungguhnya.
Bapak Hermas Risriyanto, S.Pd. selaku Direktur PT Hasamindo Pratama mengapresiasi inisiatif PKBM Saka Seyegan.
"Langkah PKBM Saka Seyegan ini patut dicontoh oleh lembaga pendidikan lain. Mengajarkan mitigasi sejak dini kepada warga belajar Paket A hingga C adalah investasi keselamatan yang tak ternilai harganya," ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PKBM Saka Seyegan kini resmi menyandang predikat sebagai sekolah yang lebih siap dan tanggap terhadap ancaman bencana, demi menjamin kenyamanan seluruh warga sekolah dalam menuntut ilmu.


0 Komentar