SLEMAN -- Lapangan utama kompleks MAN 4 Sleman tampak riuh dengan dentuman tongkat yang serentak menyentuh tanah pada Rabu, 6 Mei 2026 sore. Puluhan Pramuka Penegak kelas X mengikuti latihan rutin kepramukaan dengan materi khusus: Latihan Baris Berbaris (LBB) Tongkat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter bagi anggota Gugus Depan Sleman 16.073 - 16.074, Ambalan Sunan Kalijaga - Nyi Ageng Serang guna membentuk pribadi yang tangguh dan memiliki koordinasi yang baik.
Materi LBB Tongkat bukan sekadar latihan fisik biasa. Di balik derap langkah dan gerakan formasi, terdapat filosofi mendalam yang ingin ditanamkan kepada para peserta.
Melalui latihan ini, tongkat yang menjadi instrumen tambahan membutuhkan fokus ekstra. Jika satu peserta tidak berkonsentrasi, maka seluruh barisan akan terlihat timpang. Hal ini melambangkan pentingnya keselarasan langkah dalam mencapai tujuan bersama.
Penggunaan tongkat juga melatih keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketenangan pikiran. Dari sini, Pramuka diajarkan untuk tetap tenang dalam memegang kendali meskipun dalam kondisi gerakan yang dinamis.
Diharapkan para peserta mampu menyerap nilai-nilai fundamental, seperti ketepatan waktu dan presisi dalam mengikuti instruksi komandan menjadi kunci suksesnya barisan. Nilai ini sangat krusial sebagai modal dasar siswa dalam menempuh pendidikan di Madrasah.
Kemudian keberhasilan dari LBB Tongkat bergantung pada kolektifitas, bukan individu. Rasa senasib sepenanggungan dipupuk agar para siswa mampu bekerja sama dalam tim di masa depan.
Proses mengangkat dan mengayunkan tongkat secara serentak dalam durasi tertentu dapat melatih daya tahan serta kesabaran, yang menjadi ciri khas karakter Pramuka yang tak mudah menyerah.


0 Komentar