SLEMAN -- Suasana syahdu perkemahan di pangkalan SMP Negeri 2 Turi mendadak berubah menjadi penuh energi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Di tengah agenda padat Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Satu (LT-I), ratusan peserta bersama guru pendamping dan pembina melebur dalam satu semangat, mendukung PSS Sleman di laga puncak Final melawan Garudayaksa FC.
Bukan sekadar hiburan pelepas lelah, aksi nonton bareng (nobar) ini merupakan langkah strategis dalam pendidikan karakter. Ketua Gugus Depan Sleman 15.047-15.048 Pangkalan SMP Negeri 2 Turi, Kak Siti Aslimah, S.Pd., menegaskan bahwa Pramuka harus mampu beradaptasi dengan tren masa kini agar tetap relevan di mata generasi Z.
"Pramuka itu harus kekinian. Melalui nobar ini, kami mengimplementasikan rasa cinta terhadap produk lokal daerah. Mendukung PSS Sleman adalah wujud nyata rasa memiliki terhadap identitas Sleman," ujar Kak Siti Aslimah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan Bumi Sembada. Nilai sportivitas di lapangan hijau dinilai sangat sinkron dengan butir-butir Dasadharma Pramuka.
Meski hanya mengandalkan layar proyektor di tengah alam terbuka, antusiasme para Penggalang tidak kalah dengan gemuruh suporter di Stadion Maguwoharjo. Pemandangan nampak heroik saat ratusan siswa berseragam Pramuka lengkap memberikan dukungan tanpa henti.
Momen paling emosional terjadi saat seluruh peserta berdiri serentak, menyalakan lampu senter ke arah langit, dan melantunkan anthem sakral "Sampai Kau Bisa". Suara lantang para penggalang memecah keheningan malam bumi perkemahan, menciptakan atmosfer haru sekaligus membakar semangat juang yang luar biasa.
Melalui aksi ini, Gugus Depan SMP Negeri 2 Turi membuktikan bahwa gerakan Pramuka adalah wadah yang dinamis. Setidaknya ada tiga nilai utama yang berhasil ditanamkan, yaitu enumbuhkan kebanggaan mendalam terhadap identitas daerah; belajar arti perjuangan keras dan menjunjung tinggi sportivitas dalam menerima hasil; mempererat ikatan kekeluargaan dan persaudaraan antar anggota Pramuka.
Meski hasil akhir pertandingan belum berpihak pada kemenangan PSS Sleman di laga final tersebut, semangat para siswa tidak luntur. Kekalahan ini tidak mengubah fakta bahwa PSS Sleman telah resmi mengamankan tiket untuk berlaga di Super League Liga 1 Indonesia tahun depan.
Bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Turi, dukungan untuk Super Elang Jawa adalah janji setia, BIANCO VERDE ALE! SLEMAN TILL I DIE!


0 Komentar