SLEMAN -- Roda pembinaan karakter bagi Pramuka Penegak pangkalan SMAN 1 Minggir kembali bergulir. Gugus Depan Sleman 04.039 - 04.040 Ambalan Jenderal Soedirman - R.A. Kartini resmi menggelar Perkemahan Akhir Tahun (Perata) XXVII di Bumi Perkemahan Karangasri, Purwobinangun, Pakem, Sleman.
Kegiatan tahunan yang dinanti-nantikan para penegak SMAN 1 Minggir ini ini dilaksanakan selama tiga hari dua malam, terhitung mulai hari ini, Jumat, 22 Mei hingga Minggu, 24 Mei 2026 mendatang.
Tahun ini, Perata XXVII mengusung tema besar yang sarat akan pesan moral, yaitu "Menanamkan Satya dalam Jiwa, Membentuk Pramuka Muda Berkarakter Mulia".
Melalui tema ini, perkemahan diproyeksikan sebagai media bagi para peserta untuk menginternalisasi janji Pramuka (Satya) agar menjelma menjadi sikap hidup yang berintegritas di tengah masyarakat.
Rangkaian agenda di hari pertama diawali dengan kedatangan peserta yang langsung diarahkan untuk melakukan prosesi registrasi dan pengambilan barang secara tertib.
Setelah pembagian kapling perkemahan selesai, para peserta langsung menguji kemandirian dan kerja sama tim mereka melalui giat "Bangun Kampung" atau pendirian tenda kerapian regu.
Guna menyamakan persepsi dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan disiplin, Dewan Ambalan kemudian menggelar sesi pengarahan khusus bagi para Pimpinan Sangga (Pinsa). Konsolidasi ini penting dilakukan agar koordinasi dan instruksi kerja selama di bumi perkemahan dapat tereksekusi dengan matang.
Usai tata laksana perkemahan dasar terpenuhi, atmosfer kompetisi dan kreativitas langsung terasa melalui berbagai aktivitas terstruktur yang diikuti oleh para peserta.
Aktivitas tersebut antara lain Giat Menara Penegak untuk menguji keterampilan teknik kepanduan (scout skill) tinggi melalui aplikasi pioneering yang kokoh dan presisi.
Giat Keputrian, sebagai ruang khusus pembekalan wawasan, etika, dan keterampilan praktis yang relevan bagi para penegak putri. Kemudian Babak Final Quiz yang merupakan ajang adu kecerdasan kognitif yang kompetitif untuk menyaring wawasan kepramukaan terbaik.
Penyisihan Denok Thole, menjadi ruang seleksi bakat, kecakapan, dan karakter bagi putra-putri terbaik Ambalan Jenderal Soedirman - R.A. Kartini.
Juga Giat Kolase Daun Kering, sentuhan seni ekologis yang mengajak peserta memanfaatkan material alam sekitar menjadi karya visual yang bernilai estetis.
Seluruh rangkaian aktivitas di hari pertama ini terpantau berjalan dengan penuh antusiasme. Melalui perpaduan materi ketangkasan, wawasan, dan seni ini, Perata XXVII diharapkan sukses mencetak output berupa generasi muda SMAN 1 Minggir yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kelembutan hati dan berkarakter mulia.


0 Komentar