SLEMAN -- Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Turi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) pada Rabu (17/6/2026). Bertempat di kawasan Sendang Kumitir, Kembangarum, Donokerto, Turi, Sleman, pertemuan strategis ini berlangsung tertib dari pukul 12.30 hingga 15.30 WIB.
Acara diawali dengan penuh khidmat melalui prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta bersama seluruh peserta sidang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Turi Periode 2022–2025, Kak Anik Hendrawati, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Kak Anik menegaskan pentingnya regenerasi demi keberlanjutan organisasi.
"Masa bakti kepengurusan periode 2022–2025 telah resmi habis. Demi penyegaran dan kemajuan Gerakan Pramuka di Kwarran Turi, kita mutlak harus membentuk kepengurusan baru," ujar Kak Anik.
Pada kesempatan tersebut, Kak Anik juga membacakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) selama masa kepemimpinannya, yang memaparkan pencapaian program kerja serta evaluasi organisasi sebagai pijakan bagi pengurus berikutnya.
Usai acara pembukaan dan pemaparan LPJ, agenda langsung berlanjut ke sesi persidangan yang dipandu secara taktis oleh Kak Bambang Sumaryoto, S.Ag. Jalannya persidangan dibagi ke dalam beberapa tahapan krusial.
Sidang Pleno 1, fokus pada pengesahan jadwal acara, tata tertib persidangan, serta pemilihan pimpinan sidang definitif. Sidang Komisi, membagi peserta dalam beberapa kelompok kecil untuk membahas secara mendalam rencana strategi program kerja ke depan, organisasi, serta kriteria kepengurusan baru.
Kemudian Sidang Pleno 2 menjadi puncak persidangan di mana setiap komisi melaporkan hasil rumusan mereka untuk disepakati dan disahkan bersama sebagai ketetapan formal organisasi.
Melalui rangkaian sidang yang berjalan dinamis dan demokratis ini, Musran 2026 ini berhasil merumuskan draf kerja yang matang. Hasil ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid, inovatif, dan siap membawa Gerakan Pramuka Kwarran Turi semakin maju.


0 Komentar