SLEMAN -- Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 bertempat di Aula Kwarda.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kapasitas publikasi digital dan membentuk agen kehumasan yang adaptif di era perkembangan media modern.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-DIY, meliputi Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kak Danang Setiadi selaku Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan, dan Pengembangan. Kak Danang menegaskan akan pentingnya meningkatkan kemampuan kehumasan di era digital ini.
Pelatihan ini terbagi dalam tiga pilar materi utama yaitu: cara menulis berita, pembuatan konten video berita, dan pembuatan desain infografis.
Materi pertama membedah teknik penulisan berita yang bernilai guna dan menarik bagi pembaca sesuai kode etik jurnalistik. Sesi ini dibawakan langsung oleh wartawan senior dari Tribun Jogja.
“Sebuah berita itu harus mempunyai pengaruh terhadap pembacanya, bukan hanya sebagai ceremonial saja,” kata Kak Ikrob Didik Irawan dalam materi penulisan berita.
Berpindah dari materi pertama, materi selanjutnya membahas tentang produksi konten video berita digital. Pemateri dalam sesi ini dibawakan oleh Moch Hafid Arofat dari TVRI Yogyakarta yang membekali peserta dengan keterampilan produksi video berita digital.
Materi terakhir difokuskan pada desain infografis yang dibawakan oleh Kak I Gede Sumitra Jaya. Dalam materi media infografis disampaikan cara mengemas data dan pesan yang kompleks dalam satu desain
Melalui penyelenggaraan Bimtek kehumasan ini, Kwarda DIY berharap seluruh Kwarcab di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki pewarta yang mampu mengemas nilai-nilai kepramukaan ke dalam narasi publik.
Pewarta
Ahmad Labib Arifin
Editor
Praja


0 Komentar