Banner Atas

Saka Bhayangkara Seyegan Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI

SLEMAN -- Personil Saka Bhayangkara Seyegan mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Makam Pahlawan Dr. Wahidin Soedirohoesodo Mlati, Sleman sebagai petugas pembawa obor dan peserta apel, Minggu 16 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Menjelang peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan, suasana haru dan khidmat menyelimuti Makam Pahlawan Nasional Dr. Wahidin Soedirohoesodo, Kabupaten Sleman.

Berbagai elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Sleman Kak Hardya Kiswaya, S.E, M.Si dan Wakil Bupati Sleman Kak Danang Maharsa, S.E turut hadir dalam acara ini.

Dalam upacara yang dimulai persiapannya sejak pukul 20.00 WIB ini, anggota Prasbhara Seyegan mendapat kehormatan untuk bertugas sebagai barisan pembawa obor.

Tepat pukul 20.40 WIB, seluruh lampu penerangan di area makam dipadamkan. Suasana malam yang gelap seketika diterangi oleh nyala api obor dari anggota Prasbhara Seyegan dan lilin yang dinyalakan, menambah kesakralan prosesi.

Di bawah temaram cahaya obor tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman, Komisaris Besar Polisi Teguh Tri Prastia, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara, memimpin jalannya renungan suci.

Dalam naskah apel kehormatan yang dibacakannya, Kombes Pol Teguh Tri Prastia memberikan penghormatan yang sebesar-besarnya kepada arwah para pahlawan, yang di antaranya terdiri dari 2 orang Pahlawan Nasional dan 310 orang Pejuang '45.

"Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa," ucap Inspektur Upacara memecah keheningan.

Lebih lanjut, ia membacakan ikrar bahwa jalan perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran dan mempertahankan kemerdekaan akan terus dilanjutkan oleh generasi saat ini.

"Kami bersumpah dan berjanji; perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula, dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga."

Keterlibatan Saka Bhayangkara Seyegan sebagai pembawa obor menjadi simbol nyata dari ikrar tersebut, di mana generasi muda siap menjadi penerang dan penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta dan ditutup dengan pembacaan doa. Sejalan dengan tema HUT RI ke-81 tahun ini, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", doa dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan inspirasi untuk mewujudkan negeri yang aman sentosa serta mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Kegiatan ditutup dengan dinyalakannya kembali lampu-lampu dan dipadamkannya obor, disusul dengan laporan Komandan Upacara. Inspektur Upacara kemudian meninggalkan lapangan untuk melakukan pengisian buku tamu, sebelum akhirnya pasukan dibubarkan.

Tim Pewarta

Saka Bhayangkara Seyegan
penulis
Kwarcab Sleman
editor

Posting Komentar

0 Komentar